Berkelana di Atas Kepedihan

Aku terus berkelana

Tanpa arah dan tujuan

Ku susuri tanah kering bebatuan

Menahan haus serta lapar

Yang terus menerus berteriak

Terkadang ada fatamorgana

Yang datang menghampiri

Tapi,

Setelah ku berlari sekuat tenaga

Tidak ada sama sekali

Hampa

Hanya tanah yang tandus

Serta teriknya matahari yang membakar kulit

Kepedihan yang ku alami ini

Sangatlah berat bagiku

Sangat sulit untuk ku hapus

Dari fikiranku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s